Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien Poli Paru di RSU Muhammadiyah Ponorogo

Penulis

  • Trilestari Poltekkes BSI ,

DOI:

https://doi.org/10.56727/bsm.v7i2.99

Kata Kunci:

Anti tuberkulosis, pasien poli paru, tingkat kepatuhan.

Abstrak

Kepatuhan penggunaan obat antituberkulosis sangat penting karena apabila pengobatan tidak dilakukan secara teratur dapat menimbulkan kekebalan (resistensi) kuman, sehingga kepatuhan minum obat berpengaruh pada keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antituberkulosis pada pasien poli paru di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan rancangan survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dari pengumpulan hasil survei menggunakan kuesioner pada pasien poli paru di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Jumlah populasi sebanyak 115 pasien dan sampel diperoleh sebanyak 68 pasien. Data kepatuhan pasien dianalisis dan diklasifikasikan dalam 3 kategori, yaitu kepatuhan tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberculosis di RSU Muhammadiyah Ponorogo memiliki kategori tinggi sebanyak 58,82%, kategori sedang sebanyak 41,18% dan kategori rendah sebanyak 0%.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-31

Cara Mengutip

Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien Poli Paru di RSU Muhammadiyah Ponorogo. (2022). Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 7(2), 38-46. https://doi.org/10.56727/bsm.v7i2.99

Artikel Serupa

11-20 dari 62

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama