Formulasi Sabun Batang Transparan Dari Ekstrak Sirih Cina (Peperomia pellucida L. Kunth)
DOI:
https://doi.org/10.56727/1dbbp644Kata Kunci:
Sabun Batang, Sabun Transparan, Sirih Cina, Peperomia pellucida L. KunthAbstrak
Sabun batang transparan merupakan inovasi sabun dengan tampilan yang jernih, menghasilkan busa lembut, memiliki kilauan yang menarik, dan . memiliki kemampuan dalam mempertahankan bahan aktif. Penelitian ini mengembangkan sabun batang transparan menggunakan ekstrak etanol sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth) yang memiliki aktivitas antibakteri (zona hambat 13,73 mm) dan antioksidan yang kuat (IC50 = 32,94 mikrogram/mL). Penelitian ini bertujuan memformulasikan sabun transparan ekstrak etanol sirih cina dengan variasi sukrosa dan etanol 96%.
Studi ini dilakukan dengan metode pre-eksperimental menggunakan rancangan post-test only di laboratorium. Sampel sirih cina dikumpulkan dari Kabupaten Magelang dengan metode purposive sampling dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak tersebut kemudian diformulasikan menjadi sabun batang transparan dengan variasi kadar sukrosa dan etanol 96%: Formulasi 1 ( 7,5% : 15%), Formulasi 2 ( 9,5% : 13%), dan Formulasi 3 ( 11,5% : 11%). Pengujian meliputi uji organoleptis, pH, tinggi busa, daya bersih, dan transparansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan sabun batang transparan pada formulasi 1 memiliki bentuk padat dengan tekstur keras elastis, warna coklat tua. Formulasi 2 juga memiliki bentuk padat, tekstur keras elastis, dan warna coklat lebih terang. Fomulasi 3 menghasilkan bentuk dan tekstur yang sama, dengan warna coklat muda dan memiliki tingkat transparansi paling transparan. Semua formula memiliki nilai pH sabun 10, sesuai dengan standar SNI yang berkisar antara 9-11. Tinggi busa pada semua formulasi memenuhi standar yang ditetapkan yaitu 1,3-22 cm. Dalam uji daya bersih, formulasi 2 memiliki tingkat kebersihan tertinggi, diikuti oleh formulasi 3 dan formulasi 1.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL ILMU KESEHATAN BHAKTI SETYA MEDIKA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta artikel dimiliki oleh Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika.
