Pengaruh Variasi Basis Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel Hand Sanitizer Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kemangi dan Kulit Jeruk Purut
DOI:
https://doi.org/10.56727/bsm.v11i2.163Kata Kunci:
Daun kemangi, kulit jeruk purut, gel hand sanitizer, uji sifat fisikAbstrak
Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dan kulit jeruk purut (Cytrus hystrix DC.) memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai antiseptik tangan. Gel antiseptik banyak digunakan untuk alasan praktis ketika air dan sabun tidak tersedia dalam keadaan darurat Gel antiseptik menggunakan bahan alam yang dianggap aman dalam penggunaan dan mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi ekstrak etanol daun kemangi dan kulit jeruk purut dapat diformulasikan menjadi sediaan gel hand sanitizer serta mengetahui apakah perbedaan konsentrasi HPMC dan gliserin berpengaruh pada sifat fisik sediaan. Jenis penelitian eksperimental,metode isolasi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun kemangi dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur, bronkitis, asma, malaria, diare, penyakit kulit dan lainnya. Jeruk purut mengandung minyak atsiri terbukti mampu menghambat pertumbuhan dan membunuh Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil uji One Way Anova dengan nilai p(0,008) < 0,05 dan p(0,001) < 0,05 menunjukkan ada pengaruh variasi HPMC dan gliserin pada formula gel terhadap daya sebar dan daya lekat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel handsanitizer kombinasi ekstrak etanol kemangi dan kulit jeruk purut dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan gel dan berpengaruh pada uji daya lekat dan daya sebar tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas dan uji daya proteksi
Unduhan
Referensi
Affandy, F., Wirasisya, D. G., & Hanifa, N. I. (2021). Skrining fitokimia pada tanaman penyembuh luka di Lombok Timur. Sasambo Journal of Pharmacy, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.29303/sjp.v2i 1.84
Aminah, dkk. 2020. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans. Jurnal Farmasi. Vol 2 (2).
Arum Alfitroh. 2024. Optimasi Formula Gel Hand Sanitizer Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) dan Daun Beluntas (Pluchea indica L.).
BPOM. 2019. Peraturan badan POM 32/2019 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. Jakarta: BPOM; 2019.
Budiarto, R., Poerwanto, R., Santosa, E., Efendi, D., & Agusta, A. (2019). Production, Post-Harvest and Marketing of Kaffir Lime (Citrus hystrix DC) In Tulungagung, Indonesia. Journal of Tropical Crop Science, 6(02), 138–143. https://doi.org/10.29244/jtcs.6.02.138-143
Cahyaningsih N. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Minyak Atsiri Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.) Dengan Basis Hpmc Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2018.
Departemen Kesehatan RI. 2020. Farmakope Indonesia ed. VI. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: 2020.
Doloksaribu, B. E., Fitri, K., Farmasi, M., Farmasi, F., Umum, K., Kesehatan Helvetia, I., & Farmasi, D. (2017). Publish By: Jurnal Dunia Farmasi 50 Formulasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L. L.) Dan Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Formulation of Hand Sanitizer Gel from Combination of Basil Leaves (Ocimum Basilium L.) and Papaya Seed (Carica Papaya L.) Ethanol Extract (Vol. 2, Issue 1
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMU KESEHATAN BHAKTI SETYA MEDIKA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel dimiliki oleh Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika.
